SURABAYA - Meski draf raperda pasar bertentangan dengan Perpres No 112/2007, Komisi B DPRD Jatim bersikukuh melanjutkan pembahasan perda tersebut. Mereka bahkan menargetkan perda itu selesai sebelum akhir masa persidangan pertama, April tahun ini."Pembuatan perda itu harus dilanjutkan. Kami telah melobi pemprov, termasuk gubernur, untuk meneruskan perda tersebut," kata Ketua Komisi B DPRD Jatim Ali Mudji.
Saat ini, komisi B telah menetapkan jadwal pembahasan raperda tersebut. Pada 4 Februari, nota kesepakatan pembuatan perda itu akan dibuat antara pemprov dengan DPRD Jatim. Selanjutnya, komisi B mengadakan rapat internal untuk membahas draf yang telah mereka susun. Setelah itu, rancangan perda tersebut dibawa ke rapat paripurna untuk kemudian diberitahukan kepada semua fraksi serta komisi sebelum ditetapkan menjadi perda. Hal tersebut dilakukan karena komisi B merasa perda itu sangat penting sebagai payung hukum pasar tradisional di Jatim. Sebab, Perpres No 112/2007 yang mengatur tentang penataan dan pembinaan pasar tradisional, pusat perbelanjaan, serta toko modern itu ternyata bertentangan dengan konsep peraturan yang disusun DPRD Jatim.
Dalam perpres tersebut tidak diatur tentang pembatasan pendirian pasar modern, namun malah mengisyaratkan keberpihakan pemerintah terhadap pemilik modal besar. Perizinan pembuatan pasar modern itu dibuat sangat mudah. Investor hanya memerlukan izin kepala daerah setempat, tidak perlu mendapatkan restu dari gubernur. "Itu sama saja dengan legalisasi pendirian pusat perbelanjaan. Akhirnya, akan memenangkan jaringan minimarket mulai hulu hingga hilir," ungkap anggota komisi B Mirdasy.Dia menegaskan, monopoli kepemilikan modal dalam usaha supermarket sangat mungkin terjadi jika perpres tersebut diterapkan. Hal itu tentu merugikan pengusaha serta masyarakat yang memiliki usaha sama, namun bermodal terbatas.
Selain itu, penerapan perpres tersebut dikhawatirkan menjadi ajang pemimpin daerah untuk menggunakan kekuasannya demi keuntungan pribadi. Sebab, dalam perpres itu, izin terakhir pendirian pusat perbelanjaan berada di tangan bupati atau wali kota. "Itu bisa menjadi ajang permainan mereka yang menginginkan saham kosong," ujar politikus dari Fraksi PPP tersebut.
Apakah rencana itu tidak bertentangan dengan hukum, mengingat kedudukan perpres lebih tinggi daripada perda? Mirdasy menyatakan, pihaknya akan berusaha mengubah beberapa pasal dalam perpres yang dirasa tidak sesuai dengan perda yang sedang disusun. Mereka mengajukan perubahan itu melalui judicial review yang rencananya dilayangkan minggu depan.( Rep - Akhmad Yulianto )
Jumat, 01 Februari 2008
Tipu Rp.5,7 Miliar, Agen Tiket Pesawat Di Tangkap Polisi
SURABAYA - Tim Idik III Satreskrim Polwiltabes Surabaya berhasil mengungkap kasus penipuan berkedok agen tiket pesawat murah. Kemarin (31/1), mereka menangkap agen tiket bernama Irawani alias Lani, warga Jalan Lombok. Untuk sementara, laporan kerugian yang masuk ke polisi akibat ulah wanita berusia 40 tahun itu mencapai Rp 5,7 miliar.Modus penipuan yang dilakukan perempuan bertubuh kurus tersebut cukup baik dan menarik. Dia ( Lani ) menawarkan harga tiket jauh di bawah harga pasaran tiket yang ada di surabaya. Bahkan, dia berani memasang separo harga dibandingkan agen tiket lainnya. "Misalnya, tiket pesawat ke Tiongkok. Kalau biasanya dijual USD 1.400, tersangka menjual dengan banderol USD 800." kata Kanit Idik III Satreskrim Polwiltabes Surabaya AKP Radiant.
Untuk meyakinkan calon pelanggan, Lani memberikan harga tiket murah kepada calon pembeli. Dengan cara itu, pembeli tertarik untuk membeli tiket ke Lani. Nah, pada saat pembelian selanjutnya, Lani meminta pembayaran dulu, kemudian tak pernah memberikan tiket. Bukan hanya perorangan, sejumlah perusahaan travel juga menjadi korban penipuan Lani. "Saat ini, kami baru menerima lima laporan. Dari lima laporan itu saja, kerugian korban sudah mencapai Rp 5,7 miliar," ungkap Radiant.
Liem Sugeng Prakoso, warga Jalan Anjasmara melaporkan kasus penipuan tersebut ke Polwiltabes Surabaya, Dia membeli puluhan tiket untuk relasinya yang akan berangkat ke Tiongkok. Nilainya mencapai Rp 54 juta. "Pesannya sudah tahun lalu. Namun, hingga kini, tiketnya belum didapatkan. Akhirnya, korban melapor kepada kami," jelas Radiant.
Kemarin, polisi yang menerima laporan langsung menangkap Lani di Jalan Lombok. "Dia sudah menjadi tersangka dan kami tahan," tegasnya. ( Rep- Akhmad Yulianto )
Untuk meyakinkan calon pelanggan, Lani memberikan harga tiket murah kepada calon pembeli. Dengan cara itu, pembeli tertarik untuk membeli tiket ke Lani. Nah, pada saat pembelian selanjutnya, Lani meminta pembayaran dulu, kemudian tak pernah memberikan tiket. Bukan hanya perorangan, sejumlah perusahaan travel juga menjadi korban penipuan Lani. "Saat ini, kami baru menerima lima laporan. Dari lima laporan itu saja, kerugian korban sudah mencapai Rp 5,7 miliar," ungkap Radiant.
Liem Sugeng Prakoso, warga Jalan Anjasmara melaporkan kasus penipuan tersebut ke Polwiltabes Surabaya, Dia membeli puluhan tiket untuk relasinya yang akan berangkat ke Tiongkok. Nilainya mencapai Rp 54 juta. "Pesannya sudah tahun lalu. Namun, hingga kini, tiketnya belum didapatkan. Akhirnya, korban melapor kepada kami," jelas Radiant.
Kemarin, polisi yang menerima laporan langsung menangkap Lani di Jalan Lombok. "Dia sudah menjadi tersangka dan kami tahan," tegasnya. ( Rep- Akhmad Yulianto )
Senin, 28 Januari 2008
Selamat Jalan Pak Harto
JAKARTA - Lubang berukuran 2,2 meter kali 1,2 meter dengan kedalaman dua meter di sebelah makam Ibu Tien Soeharto hari ini terisi. Liang lahat di Astana Giribangun itu akan ditempati jasad mantan Presiden Soeharto.Itu sesuai pesan Pak Soeharto yang menginginkan: bila dirinya meninggal dunia, agar dimakamkan di samping istrinya tercinta. Mereka ingin beristirahat abadi berdampingan di pemakaman keluarga yang terletak di Karanganyar, Jawa Tengah. Tanah leluhur pemimpin yang berkuasa selama 32 tahun itu. Jenazah Pak Harto yang disemayamkan di rumah duka Kompleks Cendana, Jakarta, diterbangkan ke Solo pukul 08.30 hari ini. Menurut rencana, pemakaman dilakukan sebelum pukul 11.00 dengan inspektur upacara Presiden Susilo bambang Yudhoyono.
Mengenai waktu pemakaman Pak Harto yang meninggal di usia 87 tahun itu menjadi pembahasan utama dalam rapat koordinasi panitia pemakaman di Solo. Ini karena ada wasiat dari mantan penguasa Orba ( Orde Baru )yang ingin dikebumikan sebelum pukul 11.00. Isi wasiat itu diungkapkan oleh Wali Kota Solo Joko Widodo. "Untuk menepati jadwal itu dicari rute terdekat. Dari Bandara Adisumarmo langsung ke Giribangun," jelas Joko. Rombongan yang mengantar jenazah Pak Harto sendiri akan diterbangkan dari Bandara Halim Perdanakusumah. Jasad Pak Harto akan dibawa dengan pesawat Hercules jenis C-130 nomor lambung A-1341. Sekitar lima puluh menit terbang, diperkirakan jasad tokoh kelahiran Jogja tersebut mendarat di Bandara Adisumarmo Solo. "Langsung menuju pemakaman Astana Giribangun dengan jalur darat karena keluarga meminta beliau dikubur sebelum waktu duhur tiba," ujar Komandan Pangkalan Udara Lanud Halim Perdanakusumah Marsekal Pertama Boy Syahril Qamar saat ditemui di sela-sela persiapan pemakaman kemarin (27/1).
Sebelum rombongan Pak Harto terbang, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berangkat lebih dulu dari Halim pukul 06.30 dengan pesawat kepresidenan Boeing 737 DC-500. Kemarin sore pesawat-pesawat itu sudah dipersiapkan oleh prajurit khas TNI Angkatan Udara dan pasukan pengamanan presiden. "Wakil presiden juga akan berangkat dari Halim mendahului jenazah," katanya.
Secara rinci, TNI Angkatan Udara sudah menyiapkan lima Hercules milik Skuadron 17 Halim Perdanakusumah. Selain itu, ada dua pesawat carter Transwisata jenis Fokker 28 dan satu Fokker 100. Juga ada pesawat Pelita Air dua buah jenis Fokker 100, dan sebuah Fokker 28. Total ada 14 pesawat, termasuk pesawat presiden dan wapres, yang mengiringi jasad Pak Harto ke Solo.
Para keluarga akan dibawa dengan pesawat Hercules A-1325. Sedangkan Hercules A- 1317 khusus membawa karangan bunga dan barang-barang persiapan yang dibutuhkan untuk pemakaman. Sementara para perwira tinggi TNI dibawa dengan pesawat Hercules. "Panglima dan kepala staf akan menggunakan Fokker 28," katanya.
Bagaimana rombongan keluarga yang tidak terangkut? Menurut Boy, mereka akan menggunakan pesawat carter. "Nanti juga disiapkan Fokker tambahan. Pada prinsipnya kami bersiaga penuh," Ungkapnya. Dalam perjalanan jenazah Pak Harto akan dijaga satuan elite Kopassus (Komando Pasukan Khusus) Sat-81 Penanggulangan Teror. "Akan diusung oleh mereka, dan dikawal sampai Solo," ujar Komandan Jendral Kopassus Mayjen Sunarko kepada Reporter Buser News tadi malam. Sampai Solo, kata Sunarko, pengawalan digantikan oleh prajurit Kopassus Grup II yang bermarkas di Kartasura, Surakarta. "Tim pendahulu sudah berangkat tadi sore (kemarin) dari Grup B dan Grup C bersama Paspampres," katanya.
Pak Harto mempunyai sejarah dekat dengan pasukan elite TNI-AD itu. Saat operasi militer 1965 pasca G30S/PKI, Pak Harto mengandalkan Kopassus yang saat itu RPKAD. Pemimpin operasi lapangan adalah Kolonel Sarwo Eddy Wibowo, mertua Presiden SBY.
Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Marsekal Muda Sagom Tamboen mengatakan, tiga kepala staf masing-masing Kepala Staf TNI-AD Letjen Agustadi Sasongko Purnomo, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Sumardjono, dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Madya Subandrio, serta Kapolri Jenderal Sutanto akan memegang bendera merah putih di atas peti Soeharto. "Bendera itu dibentangkan sampai peti diletakkan di liang lahat," katanya. Begitu juga saat Ibu Tien Soeharto dimakamkan pada 1996. Bahkan, saat itu KSAD, KSAL, dan KSAU mengusung peti jenazah almarhumah sampai ke liang lahat.
Persiapan Giribangun
Sejumlah persiapan digelar menyambut proses pemakaman itu. Bupati Karanganyar Rini Iriani saat ditemui di Giribangun kemarin (27/1) mengatakan, pihaknya telah melakukan persiapan menyambut prosesi pemakaman. "Seluruh jajaran pemerintahan telah kami koordinasikan untuk persiapan prosesi pemakaman," paparnya. Untuk kelancaran, jalan-jalan yang berpotensi longsor telah dilebarkan. Pemakaman berada pada ketinggian 600 meter di atas permukaan laut.
Sejak kemarin sekitar pemakaman mulai disterilkan. Seluruh tamu tidak diperkenankan menuju lokasi dengan membawa kendaraan pribadi. Seluruh kendaraan dihentikan di lapangan Karangbangun, Kecamatan Matesih, Karanganyar, 2 kilometer dari lokasi pemakaman."Kecuali mobil dari keluarga dan presiden, seluruh kendaraan diberhentikan di lapangan Karangbangun. Untuk menuju lokasi akan disediakan 60 mobil penjemput," paparnya.
Kemarin warga sekitar makam mulai berdatangan di lokasi. Bahkan, beberapa di antaranya mulai naik ke kompleks pemakaman. Mereka mengaku mendapat perintah kepala desanya untuk membantu persiapan proses pemakaman. ( Rep- Akhmad Yulianto )
Mengenai waktu pemakaman Pak Harto yang meninggal di usia 87 tahun itu menjadi pembahasan utama dalam rapat koordinasi panitia pemakaman di Solo. Ini karena ada wasiat dari mantan penguasa Orba ( Orde Baru )yang ingin dikebumikan sebelum pukul 11.00. Isi wasiat itu diungkapkan oleh Wali Kota Solo Joko Widodo. "Untuk menepati jadwal itu dicari rute terdekat. Dari Bandara Adisumarmo langsung ke Giribangun," jelas Joko. Rombongan yang mengantar jenazah Pak Harto sendiri akan diterbangkan dari Bandara Halim Perdanakusumah. Jasad Pak Harto akan dibawa dengan pesawat Hercules jenis C-130 nomor lambung A-1341. Sekitar lima puluh menit terbang, diperkirakan jasad tokoh kelahiran Jogja tersebut mendarat di Bandara Adisumarmo Solo. "Langsung menuju pemakaman Astana Giribangun dengan jalur darat karena keluarga meminta beliau dikubur sebelum waktu duhur tiba," ujar Komandan Pangkalan Udara Lanud Halim Perdanakusumah Marsekal Pertama Boy Syahril Qamar saat ditemui di sela-sela persiapan pemakaman kemarin (27/1).
Sebelum rombongan Pak Harto terbang, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berangkat lebih dulu dari Halim pukul 06.30 dengan pesawat kepresidenan Boeing 737 DC-500. Kemarin sore pesawat-pesawat itu sudah dipersiapkan oleh prajurit khas TNI Angkatan Udara dan pasukan pengamanan presiden. "Wakil presiden juga akan berangkat dari Halim mendahului jenazah," katanya.
Secara rinci, TNI Angkatan Udara sudah menyiapkan lima Hercules milik Skuadron 17 Halim Perdanakusumah. Selain itu, ada dua pesawat carter Transwisata jenis Fokker 28 dan satu Fokker 100. Juga ada pesawat Pelita Air dua buah jenis Fokker 100, dan sebuah Fokker 28. Total ada 14 pesawat, termasuk pesawat presiden dan wapres, yang mengiringi jasad Pak Harto ke Solo.
Para keluarga akan dibawa dengan pesawat Hercules A-1325. Sedangkan Hercules A- 1317 khusus membawa karangan bunga dan barang-barang persiapan yang dibutuhkan untuk pemakaman. Sementara para perwira tinggi TNI dibawa dengan pesawat Hercules. "Panglima dan kepala staf akan menggunakan Fokker 28," katanya.
Bagaimana rombongan keluarga yang tidak terangkut? Menurut Boy, mereka akan menggunakan pesawat carter. "Nanti juga disiapkan Fokker tambahan. Pada prinsipnya kami bersiaga penuh," Ungkapnya. Dalam perjalanan jenazah Pak Harto akan dijaga satuan elite Kopassus (Komando Pasukan Khusus) Sat-81 Penanggulangan Teror. "Akan diusung oleh mereka, dan dikawal sampai Solo," ujar Komandan Jendral Kopassus Mayjen Sunarko kepada Reporter Buser News tadi malam. Sampai Solo, kata Sunarko, pengawalan digantikan oleh prajurit Kopassus Grup II yang bermarkas di Kartasura, Surakarta. "Tim pendahulu sudah berangkat tadi sore (kemarin) dari Grup B dan Grup C bersama Paspampres," katanya.
Pak Harto mempunyai sejarah dekat dengan pasukan elite TNI-AD itu. Saat operasi militer 1965 pasca G30S/PKI, Pak Harto mengandalkan Kopassus yang saat itu RPKAD. Pemimpin operasi lapangan adalah Kolonel Sarwo Eddy Wibowo, mertua Presiden SBY.
Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Marsekal Muda Sagom Tamboen mengatakan, tiga kepala staf masing-masing Kepala Staf TNI-AD Letjen Agustadi Sasongko Purnomo, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Sumardjono, dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Madya Subandrio, serta Kapolri Jenderal Sutanto akan memegang bendera merah putih di atas peti Soeharto. "Bendera itu dibentangkan sampai peti diletakkan di liang lahat," katanya. Begitu juga saat Ibu Tien Soeharto dimakamkan pada 1996. Bahkan, saat itu KSAD, KSAL, dan KSAU mengusung peti jenazah almarhumah sampai ke liang lahat.
Persiapan Giribangun
Sejumlah persiapan digelar menyambut proses pemakaman itu. Bupati Karanganyar Rini Iriani saat ditemui di Giribangun kemarin (27/1) mengatakan, pihaknya telah melakukan persiapan menyambut prosesi pemakaman. "Seluruh jajaran pemerintahan telah kami koordinasikan untuk persiapan prosesi pemakaman," paparnya. Untuk kelancaran, jalan-jalan yang berpotensi longsor telah dilebarkan. Pemakaman berada pada ketinggian 600 meter di atas permukaan laut.
Sejak kemarin sekitar pemakaman mulai disterilkan. Seluruh tamu tidak diperkenankan menuju lokasi dengan membawa kendaraan pribadi. Seluruh kendaraan dihentikan di lapangan Karangbangun, Kecamatan Matesih, Karanganyar, 2 kilometer dari lokasi pemakaman."Kecuali mobil dari keluarga dan presiden, seluruh kendaraan diberhentikan di lapangan Karangbangun. Untuk menuju lokasi akan disediakan 60 mobil penjemput," paparnya.
Kemarin warga sekitar makam mulai berdatangan di lokasi. Bahkan, beberapa di antaranya mulai naik ke kompleks pemakaman. Mereka mengaku mendapat perintah kepala desanya untuk membantu persiapan proses pemakaman. ( Rep- Akhmad Yulianto )
Langganan:
Postingan (Atom)